
BOLA KAPAS
Format : Perorangan atau berkelompok
Waktu : 15 – 20 menit
Tempat : Di dalam atau diluar ruangan
Materi : Vaselin dan kapas
Peserta : 12 – 20 orang
DESKRIPSI
Mengambil bola kapas di sebuah mangkuk tanpa menggunakan tangan, kaki dan mulut. Menahan kapas kemudian menjatuhkannya ke lantai. Peserta yang paling cepat memindahkan bola kapas akan menang.
TUJUAN
Menunjukkan kecepatan, taktik, dan tindakan kreatif.
PROSEDUR
Trainer memberikan aba-aba kepada masing-masing peserta pelatihan supaya memindahkan bola kapas yang ada di dalam mangkuk ke lantai. Sebelumnya telah dipersiapkan 10 mangkuk berisi sekitar 10 bola kapas per mangkuk. Jika peserta yang ikut pelatihan sangat banyak, maka lomba bisa diadakan secara berkelompok. Masing-masing bisa diwakili 2 atau 3 orang, berarti mereka menghadapi 2-3 mangkuk.
Syaratnya, mereka tidak boleh memakai tangan atau mulut apalagi menuangkan mangkuk sampai menjatuhkan semua bola kapas. Apabila itu terjadi, peserta akan terkena diskualifikasi. Ketika menggunakan alat bantu, peserta masih boleh menggunakan tangan, bahkan boleh dibantu oleh anggota tim. Ketika sudah memasuki area lomba, tangan peserta harus ke belakang dan bola kapas hanya boleh diambil dengan bantuan organ tubuh yang ada dikepala, keculai langsung menempel ke mulut. Jadi boleh memakai rambut, telingan, hidung, pipi, dahi, kening atau janggut.
Waktu yang diberikan bagi masing-masing peserta adalah 10 menit, tetapi jika ada yang sudah selesai dalam waktu kurang dari 10 menit, maka permainan bisa dihentikan dan tomatis peserta yang selesai pertama yang keluar sebagai pemenang. Sementara itu cara untuk menentukan pemenang kedua dan seterusnya adalah dengan menghitung jumlah kapas yang telah dijatuhkan. Peserta yang tercepat atau paling banyak menjatuhkan kapas akan keluar sebagai pemenang.
Selama perlombaan, anggota tim yang lain boleh memberikan saran atau masukan kepada peserta yang sedang berlomba, tetapi tidak boleh berteriak atau bersuara. Komentar dan saran harus diberika secara berbisik sehingga tidak sampai kedengaran oleh peserta lain.
Satu hal lagi yang disediakan oleh instruktur, tetapi letaknya ada di meja instruktur, bukan dimeja tempat mangkuk dan bola kapas yakni sedotan sebanyak jumlah bowl, balsam 1 botol dan lotion 1 botol
PEMBAHASAN Teamwork dalam suatu organisasi sangat diperlukan. Kekompakan suatu tim akan menetukan langkah sukses untuk saat sekarang dan waktu yang akan datang. Dalam permaianan ini ditunjukkan bagaimana sebuah tim yang padu bisa memenangkan perlombaan. Ada yang berperan sebagai pemegang komando, ada yang berada di jalur operasional (Pelaksana), ada juga yang menjadi penghubung, yaitu yang menjembatani komunikasi antara pemegang komando dan pelaksana. Peran masing-masing pihak sangatlah penting. Walaupun posisi mereka berbeda-beda, tetapi mereka bisa saling mengisi yang akhirnya mampu mewujudkan keberhasilan.
Apa yang terjadi jika masing-masing pihak menjalankan perannya sendiri-sendiri tanpa mendengarkan anggota tim yang lain? Jawabannya adalah langkah spekulatif atau langkah coba-coba. Pandangan yang menurut persepsi orang benar, itu yang dilakukan. Jika kebetulan langkah itu benar, maka dia akan berhasil menjadi pemenang. Namun sebaliknya jika langkah itu salah maka akan menjadi kegagaln.
Hal yang paling ideal adalah kerjasama tim. Dalam proses kerjasama tim yang dinamis ini dikenal adanya istilah tim building. Lebih dari sekedar team work, tetapi ada tambahan dinamika yang terus berkembang dan disana ada keputusan yang dimusyawarahkan bersama serta keputusan yang disepakati bersama. Tidak berhenti sampai disana, hal yang telah dilakukan belum tentu dilakukan lagi untuk kasus yang berikutnya. Itulah dinamika menghadapi tantangan, tidak saja hal rutin yang dihadapi, melainkan selalu ada tantangan baru. Tantangan baru itu akan bisa ditangani secara bersama-sama oleh tim.
Seorang peserta yang tampil ke depan sebagai wakil tim akan mencoba untuk menjatuhkan bola kapas. Pertama, dia pasti memiliki cara sendiri bagaimana harus menjatuhkan. Jika jawaban sudah ditemukan, kemudian dikonfirmasikan ke anggota kelompok apakah jawaban tersebut bisa dilaksanakan. Misalnya dengan disedot hidung, lalu bola kapas itu dihembuskan ke lantai. Ide anggota tim lain yang lebih bagus akan coba dimusyawarahkan. Setelah melihat alat bantu di meja trainer, kemungkinan akan muncul pemikiran untuk menggunakan sedotan. Ide yang lain adalah kemungkinan menggunakan balsam yang ditempel di pipi, lalu bola kapas diambil memakai pipi dan dikibaskan ke lantai, atau bisa juga menggunakan lotion.
VARIASI
Alat bantu bisa diganti dengan pilihan lain, misalnya minyak, air, dan gulungan kertas. Selama perlombaan berlangsung bisa juga diperdengarkan musik yang riang sehingga komuniksi setiap kelompok tidak didengar oleh kelompok lain. Bahkan musik bisa dipakai sebagai bagian dari gaya lomba, demikian juga dengan anggota tim yang lain. Jadi, suasana di dalam ruangan menjadi sangat rileks dan menyenangkan.
Permainan ini bisa juga dirangkaikan dengan permainan lain. Jika memang demikian, maka nilai peserta yang keluar sebagai jaura pertama, kedua dan ketiga tetap diperhitungkan. Total nilai untuk menjadi juara umum akan digabungkan dengan nilai perlombaan lainnya.
Sumber:
Soenarno, Adi. 2006. Creativity games. Jakarta: Penerbit andi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar