Minggu, 11 Maret 2012

Dizzy and Crazy Sentence

ICE BREAKING
”Various Ice Breaking to Make a Correct Sentences from a
Dizzy and Crazy Sentence”
By:
NUNING MERDUWATI

1. MANFAAT
            Adapun manfaat dari game ini atau permainan dalam ice breaking ini antara lain:
  1. Meningkatkan rasa kebersamaan antara sesama teman
  2. Meningkatkan kreativitas individu dan kelompok
  3. Mencairkan suasana sehingga tidak timbul rasa jenuh (BT)
  4. Menciptakan situasi yang menyenangkan, penuh tawa, mengocok perut dan gembira bahkan ”gila” sehingga dapat merilekskan saraf-saraf
  5. Meningkatkan gairah belajar, karena setelah pikirankita fresh kita akan menjadi lebih bersemangat
  6. Menggali potensi dalam diri

2. WAKTU
            Alokasi waktu yang diperlukan untuk melakukan game ini adalah 3 menit. Dengan waktu pemberian sanksi atau hadiah selama 7 menit. Jadi waktu total untuk satu putaran game adalah 10 menit

3. PROSEDUR
            Langkah-langkah dalam pelaksanaan game ini adalah sebagai berikut:
  1. Membentuk 4 kelompok game dengan jumlah anggota yang sama
  2. Membuat 4 petak yang nantinya akan menjadi arena dalam game
  3. Memberi nama untuk tiap petak dimana tiap kelompok yang menepatinya harus mengekspresikannya.
·           Petak A =  petak silent (gamer tidak boleh berbicara)
·           Petak B = petak dancing (gamer harus menari)
·           Petak C = petak singing (gamer harus menyanyi)
·           Petak D =petak laughing (gamer harus tertawa terbahak-bahak)
  1. Membagikan satu kalimat panjang yang telah dipotong-potong pada tiap kelompok
  2. Tiap kelompok harus menyusunnya menjadi kalimat yang sesuai dalam waktu 3 menit dan pada detik ke 30 harus pindah dari satu petak ke petak lain
  3. Kelompok yang tercepat berhak mendapat hadiah dan yang kalah mendapat sanksi menyanyi, menari, berdansa, bergaya katro’ ala tukul arwana atau yang lainnya sesuai dengan permntaan pemenang
  4. Catatan: bagi yang tidak mengikuti aturan akan mendapatkan sanksi khusus.

4. ALAT
  1. kertas
  2. bolpoint
  3. gunting
  4. kapur

5. PEMBAHASAN
            Dari game/permainan diatas banyak makna yang kita dapat antara lain dapat diantaranya, dari game tersebut kita mendapat banyak pelajaran yakni bahwa dalam hal apapun kita harus bekerjasama dan saling mensupport. Sehingga hal sesulit apapun apabila kita pecahkan secara bergotong-royong segala akan menjadi lebih mudah. Namun ada hal lain yang perlu diperhatikan juga bahwa dalam permainan kita harus menerapkan trik dan intrik khusus, sehingga kita dapat menjadi ”the winner” dan itu semua memerlukan pemikiran, jadi dalam games pemikiran trik-trik yang mungkin kita lakukan sehingga hal yang sulit bisa menjadi mudah.
            Kita juga dapat memperoleh pengalaan bahwa ekspresi mempengaruhi setiap aktivitas yang kita lakukan, terbukti untuk aktivitas seberat apapun jika  kita melaksanakannya dengan suasana dan wajah penuh senyum, kegembiraan maka semuanya akan menjadi lebih ringan. Senyum, tawa dan tangis serta kebersamaan dari orang-orang disekitar kita adalah anugerah terindah dalam hidup kita. Semoga mereka selalu ada, dan tak pernah sirna dari mata kita. Karena semua mampu memberi kekuatan bagi kita.
            Kita juga memaknai games tersebut, bahwa dalam games pun kita perlu berfikir kreatif. Games memang hanya sekedar permainan tapi jika kita bisa menang, segalanya akan membiasakan kita menjadi pemenang dan bukan ”the looser”. Dengan biasa menjadi juara, maka untuk hal-hal yang lain kita pun akan terbiasa untuk juara (so be a winner, and to be asname to be a looser). Terus berusaha...!! Semangat...!!

6. SUMBER
            Munculnya ide game/permainan iniadalah kreativitas pribadi, artinya bukan jiplakan, saduran, atau copy paste dari sumber lain. Melainkan 100% asli lho...

BRAIN POWER ICE BREAK

BRAIN POWER
Oleh
ENDRI PURNOMO
A. MANFAAT
Manfaat ice breaking ini adalah
  1. membuat siswa takjub
  2. membuat siswa senang
  3. membuat siswa ingin tahu

B. WAKTU
Pelaksanaan ice breaking ini memerlukan waktu sekitar 15 menit

C. PROSEDUR
Berikut adalah prosedur ice breaking ini:
  1. Memilih 5 orang
  2. Memberikan kertas putih kosong kepada 5 orang yang telah dipiliharis hhh
  3. Meminta 5 orang yang telah dipilih untuk mengisi kertas kosong itu dengan 3 ciri cewek/cowok idaman dan nama penulis.
  4. Meminta 5 orang yang telah dipilih untuk memasukkan kertas itu pada amplop dan menutupnya
  5. Salah seorang peserta (siswa lain) diminta mengacakamplop tersebut
  6. Penyaji menebak siapa penulis pada kertas tadi

D. ALAT DAN BAHAN
            Alat dan bahan yang digunakan pada ice breaking ini adalah:
  1. Kertas putih kosong
  2. Bolpen
  3. Amplop

E. PEMBAHASAN
            Ice breaking ini merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan ice breaking yang dapat dilakukan. Diantara manfaat ice breaking ini adalah membuat eserta takjub. Takjubnya eserta disini adalah karena kemampuan penyaji menebak dengan tepat orang-orang yang menuliskan ciri-ciri cewek/cowok idamannya.
            Manfaat lain dari ice breaking ini adalah membuat siswa senang. Pada dasarnya sesuatu hal yang aneh yang membuat orang takjub, juga membuatnya senang. Mereka menikmati ice breaking ini. Karena takjub dan senang hal ini membuat peserta dan siswa ingin tahu tentang ice breaking ini lebih dalam.

F. SUMBER
            Diajarkan oleh Harry

MAGIC ICE BREAK

PEDOMAN ICE BREAKING
HARIS “Magic” CAKEP
Oleh:
HARIS WIRAWAN

A. DEFINISI
            Haris cakep merupakan suatu gerakan didalam kegiatan kreasi “ice breaking” yang melibatkan seluruh anggota badan untuk melakukan gerak. Gerakan ini sangat cocok digunakan pada saat proses pembelajaran mulai membosankan dan terasa boring.
            Gerakan ”haris cakep” ini dilakukan dengan menggunakan instruksi sebagai berikut:
1.      Jika instruktur menyebut kata ”HA”, maka peserta berkaca pinggang dengan kepala merunduk
2.      Jika instruktur menyebut kata ”RIS”, maka peserta mengangkat kedua tangan keatas dengan kepala menengadah
3.      Jika instruktur menyebut kata ”CA”, maka peserta merundukkan badan dengan tangan menggantung bebas kebawah
4.      Jika instruktur menyebut kata ”KEP”, maka peserta melakukan jongkok

B. PRINSIP
1.   Semangat untuk mendobrak kemalasan
2.   Konsentrasi pada instruksi
3.   Sportifitas
4.   Kejujuran
5.   Happy and Fun

C. PERSYARATAN
1.   Peserta mempunyai tangan, kaki, badan dan kepala yang masih bias digerakkan
2.   Respon peserta terhadap instruksi harus super cepat
3.   Calon peserta tidak sedang sakit atau hamil
4.   Bagi peserta yang aling lambat merespon instruksi dianugerahi menjadi asisten magician
D. PROSEDUR PELAKSANAAN
1.   Peserta membentuk posisi seperti huruf U dan mengatur jarak agar leluasa untuk bergerak
2.   Sebelum memulai kegiatan, peserta berdiri tegak
3.   Peserta melaksanakan instruksi yang diberikan oleh instruktur (instruksi diberikan secara acak).
4.   Mencari beberapa perserta yang lambat merespon untuk menerima anugerah sebagai asisten magician
5.   Instruktur menghentikan kegiatan gerak “Haris Cakep”
6.   Instruktur melakukan card magic dibantu oleh beberapa asisten

E. WAKTU
Waktu yang dibutuhkan adalah 15 menit

F. PERALATAN
Satu set kartu bridge

G. MANFAAT
Kegiatan ini memiliki beberapa manfaat antara lain:
1.      Mendobrak semangat diri
2.      Memacu kecepatan berfikir
3.      Menyeimbangkan fungsi otak kiri dan otak kanan
4.      Melatih konsentrasi
5.      Memberikan suatu hiburan
6.      Dll

KURSI MELINGKAR

KURSI MELINGKAR
OLEH :
RESTU WULAN CAHYANI

Manfaat:
  1. Mempererat hubungan persaudaraan
  2. Meningkatkan kemampuan berakting
  3. Peserta lebih kreatif

Waktu yang dibutuhkan 15 menit

Prosedur:
  1. Setiap orang dipersilahkan untuk duduk diatas kursi dan membentuk melingkar
  2. Ketua dari permainan ini harus sudah mempunyai daftar kata-kata yang akan dibacakan sebagai instruksi, contohnya:
a.       Semua orang yang bersaudara laki-laki 1 pindah kursi 1 searah jarum jam, apabila mempunyai 2 saudara laki-laki pindah 2 kursi searah jarum jam
b.      Semua orang yang berusia diatas 21 tahun pindah 3 bangku searah jarum jam
c.       Semua orang yang berkerudung hitam pindah 1 kursi searah jarum jam, dsb
  1. Instruksi tersebut untuk memperoleh 3 orang yang menduduki kursi yang sama dan yang lain tetap duduk seperti yang telah terbentuk
  2. Ketiga orang tersebut diminta untuk berakting menjadi:
a.       Dokter, suster dan pasien: mengatasi pasien yang tiba-tiba kejang
b.      Ibu tiri, bawang merah, bawang putih : bawang putih pandai berkelit sehingga yang dimarahi ibu tiri adalah bawang merah
c.       Dosen, rektor dan mahasiswa : mahasisiwa lupa menerjakan tugas sehingga dimarahi dosen dan mahasiswa tersebut lapor pada rektor
  1. Bagi peserta yang tidak mau barakting dihukum dengan berjoget ala inul dan bernyanyi dangdut.


Alat:  Kursi

Pembahasan:
            Permainan ini berfungsi untuk perkenalan dalam suatu acara agar antara peserta yang satu dengan yang lain saling mengenal. Selain itu dengan mengunakan permainan ini peserta berlatih untuk berakting sehingga dapat meningkatkan kemampuan berakting pesertanya dan yang tidak mau berakting dihukum untuk berjoget. Dengan permainan tersebut kita dapat maeningkatkan keterampilan dalam baerakting atau seni peran. Selain itu permainan ini juga melatih keberanian kita untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan diri.
            Permainan ini juga melatih kita untuk bersikap lebih sportif, konsisten dan bertanggung jawab. Hal ini terkait dengan sangsi yang diberikan apabila tidak meu mengikuti peraturan dalam permainan ini. Yang lebih utama dari permainan ini adalah akan mempererat hubungan dengan sesama teman yang baru kita kenal. Dan juga dengan permainan ini kita akan lebih termotifasi dan bergairah dalam melakukan aktivitas beriutnya. Semangat.......!!!!!

Sumber : Ice-Breaking games dan modifikasi 50%

BOLA KAPAS

BOLA KAPAS


Format            : Perorangan atau berkelompok
Waktu             : 15 – 20 menit
Tempat           : Di dalam atau diluar ruangan
Materi             : Vaselin dan kapas
Peserta            : 12 – 20 orang

DESKRIPSI
                Mengambil bola kapas di sebuah mangkuk tanpa menggunakan tangan, kaki dan mulut. Menahan kapas kemudian menjatuhkannya ke lantai. Peserta yang paling cepat memindahkan bola kapas akan menang.

TUJUAN
                Menunjukkan kecepatan, taktik, dan tindakan kreatif.

PROSEDUR
                Trainer memberikan aba-aba kepada masing-masing peserta pelatihan supaya memindahkan bola kapas yang ada di dalam mangkuk ke lantai. Sebelumnya telah dipersiapkan 10 mangkuk berisi sekitar 10 bola kapas per mangkuk. Jika peserta yang ikut pelatihan sangat banyak, maka lomba bisa diadakan secara berkelompok. Masing-masing bisa diwakili 2 atau 3 orang, berarti mereka menghadapi 2-3 mangkuk.
                Syaratnya, mereka tidak boleh memakai tangan atau mulut apalagi menuangkan mangkuk sampai menjatuhkan semua bola kapas. Apabila itu terjadi, peserta akan terkena diskualifikasi. Ketika menggunakan alat bantu, peserta masih boleh menggunakan tangan, bahkan boleh dibantu oleh anggota tim. Ketika sudah memasuki area lomba, tangan peserta harus ke belakang dan bola kapas hanya boleh diambil dengan bantuan organ tubuh yang ada dikepala, keculai langsung menempel ke mulut. Jadi boleh memakai rambut, telingan, hidung, pipi, dahi, kening atau janggut.
                Waktu yang diberikan bagi masing-masing peserta adalah 10 menit, tetapi jika ada yang sudah selesai dalam waktu kurang dari 10 menit, maka permainan bisa dihentikan dan tomatis peserta yang selesai pertama yang keluar sebagai pemenang. Sementara itu cara untuk menentukan pemenang kedua dan seterusnya adalah dengan menghitung jumlah kapas yang telah dijatuhkan. Peserta yang tercepat atau paling banyak menjatuhkan kapas akan keluar sebagai pemenang.
                Selama perlombaan, anggota tim yang lain boleh memberikan saran atau masukan kepada peserta yang sedang berlomba, tetapi tidak boleh berteriak atau bersuara. Komentar dan saran harus diberika secara berbisik sehingga tidak sampai kedengaran oleh peserta lain.
                         Satu hal lagi yang disediakan oleh instruktur, tetapi letaknya ada di meja instruktur, bukan dimeja tempat mangkuk dan bola kapas yakni sedotan sebanyak jumlah bowl, balsam 1 botol dan lotion 1 botol
PEMBAHASAN
                Teamwork dalam suatu organisasi sangat diperlukan. Kekompakan suatu tim akan menetukan langkah sukses untuk saat sekarang dan waktu yang akan datang. Dalam permaianan ini ditunjukkan bagaimana sebuah tim yang padu bisa memenangkan perlombaan. Ada yang berperan sebagai pemegang komando, ada yang berada di jalur operasional (Pelaksana), ada juga yang menjadi penghubung, yaitu yang menjembatani komunikasi antara pemegang komando dan pelaksana. Peran masing-masing pihak sangatlah penting. Walaupun posisi mereka berbeda-beda, tetapi mereka bisa saling mengisi yang akhirnya mampu mewujudkan keberhasilan.
                Apa yang terjadi jika masing-masing pihak menjalankan  perannya sendiri-sendiri tanpa mendengarkan anggota tim yang lain? Jawabannya adalah langkah spekulatif atau langkah coba-coba. Pandangan yang menurut persepsi orang benar, itu yang dilakukan. Jika kebetulan langkah itu benar, maka dia akan berhasil menjadi pemenang. Namun sebaliknya jika langkah itu salah maka akan menjadi kegagaln.
                Hal yang paling ideal adalah kerjasama tim. Dalam proses kerjasama tim yang dinamis ini dikenal adanya istilah tim building. Lebih dari sekedar team work, tetapi ada tambahan dinamika yang terus berkembang dan disana ada keputusan yang dimusyawarahkan bersama serta keputusan yang disepakati bersama. Tidak berhenti sampai disana, hal yang telah dilakukan belum tentu dilakukan lagi untuk kasus yang berikutnya. Itulah dinamika menghadapi tantangan, tidak saja hal rutin yang dihadapi, melainkan selalu ada tantangan baru. Tantangan baru itu akan bisa ditangani secara bersama-sama oleh tim.
                Seorang peserta yang tampil ke depan sebagai wakil tim akan mencoba untuk menjatuhkan bola kapas. Pertama, dia pasti memiliki cara sendiri bagaimana harus menjatuhkan. Jika jawaban sudah ditemukan, kemudian dikonfirmasikan ke anggota kelompok apakah jawaban tersebut bisa dilaksanakan. Misalnya dengan disedot hidung, lalu bola kapas itu dihembuskan ke lantai. Ide anggota tim lain yang lebih bagus akan coba dimusyawarahkan. Setelah melihat alat bantu di meja trainer, kemungkinan akan muncul pemikiran untuk menggunakan sedotan. Ide yang lain adalah kemungkinan menggunakan balsam yang ditempel di pipi, lalu bola kapas diambil memakai pipi dan dikibaskan ke lantai, atau bisa juga menggunakan lotion.

VARIASI
                Alat bantu bisa diganti dengan pilihan lain, misalnya minyak, air, dan gulungan kertas. Selama perlombaan berlangsung bisa juga diperdengarkan musik yang riang sehingga komuniksi setiap kelompok tidak didengar oleh kelompok lain. Bahkan musik bisa dipakai sebagai bagian dari gaya lomba, demikian juga dengan anggota tim yang lain. Jadi, suasana di dalam ruangan menjadi sangat rileks dan menyenangkan.
                Permainan ini bisa juga dirangkaikan dengan permainan lain. Jika memang demikian, maka nilai peserta yang keluar sebagai jaura pertama, kedua dan ketiga tetap diperhitungkan. Total nilai untuk menjadi juara umum akan digabungkan dengan nilai perlombaan lainnya.

Sumber:
Soenarno, Adi. 2006. Creativity games. Jakarta: Penerbit andi

SOAL SEMESTER 1 BIOLOGI

KISI KISI SOAL

KISI-KISI SOAL BIOLOGI
SEMESTER 1 KELAS XII IPA, TAPEL 2011/2012

NO. URUT
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
BAHAN KELAS / SEMESTER
MATERI
INDIKATOR SOAL
BENTUK SOAL
NOMOR SOAL

1

1.   Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan

1.2  Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan

XII / 1

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan

Menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhan

Obyektif


1, 2, 3,4, 5, 6

2.

2.   Memahami  pentingnya proses metabolisme pada organisme

2.1  Mendeskripsikan fungsi enzim dalam proses metabolisme

2.2  Mendeskripsikan proses katabolisme dan anabolisme karbohidrat



2.3  Menjelaskan keterkaitan antara proses metabolisme karbohidrat dengan metabolisme lemak  dan protein

XII / 1


Enzim


Katabolisme


Anabolisme


sifat enzim, inhibitor


 glikolisis,siklus Krebs, transfer elektron

 fotosintesis, kemosinesis



masuknya protein dan lemak kedalam kedalam respirasi aerob

Obyektif



 7,8

 9,10,11, 12, 13

14,15,16, 17,18



19
3.
3.   Memahami penerapan konsep dasar dan prinsip-prinsip hereditas serta implikasinya pada Salingtemas
3.1  Menjelaskan konsep  gen, DNA, dan kromosom
3.2  Menjelaskan hubungan gen (DNA)-RNA-polipeptida dan proses sintesis protein

3.3  Menjelaskan keterkaitan antara proses pembelahan mitosis dan meiosis dengan pewarisan sifat

3.4  Menerapkan prinsip hereditas dalam mekanisme pewarisan sifat




3.5  Menjelaskan peristiwa mutasi dan implikasinya dalam Salingtemas
XII / 1

DNA, Gen dan Kromosom
Sintesis Protein
Struktur ADN dan ARN

Pembelahan meiosis
Pembelahan mitosis dan gametogenesis

Hereditas pada manusia
Hukum hereditas, penerapan dan



implikasinya
Mutasi
-   menentukan jml gamet, gambar kromosom, lokus , struktur DNA, sintesis protein


Siklus sel, funsi mitosis, ciri-ciri fase mitosis, ciri fase miosis, gametogenesis

persilangan dihibrit, penyimpangan semu HK mendel, golongan darah.
-    pautan seks, gen letal,pautan seks, albino dan buta warna

-   pengertian mutan, macam-macam mutasi, translokasi, abrasi kromosom, mutasi gen, contoh mutasi

Obyektif

 20, 21, 22,
23, 24, 25
26, 27,



28, 29, 30, 31, 32,33, 34, 35


36, 37, 38, 39, 40, 41, 42, 43, 44, 45



46, 47, 48, 49 , 50